fisiologi haid

FISIOLOGI HAID

NORMAL MENSTRUASI/ HAID merujuk pada perdarahan uterus yang siklik dan dialami oleh sebagian besar wanita usia reproduksi.

Syarat haid normal :

Ø  bersifat siklik dengan siklus haid : 28 + 7 hari.

Ø  Lama rata-rata siklus haid : 3-7 hari

Ø  Jumlah darah rata-rata yang hilang saat haid 20-60 ml

Menarche haid pertama, terjadi pada wanita berusia rata-rata 12 tahun (rentan normal usia 8-16 tahun).

Perubahan-perubahan siklik lain:

Ø  Suhu badan basal peningkatan suhu 0,5⁰C saat ovulasi hingga haid.

Ø  Perubahan pada mammae/payudara estrogen dan progesteron berefek sinergis terhadap terjadinya pembesaran mamma ( akibat perubahan vaskuler, bukan karena perubahan kelenjar).

Ø  Perubahan psikologis perubahan mood selama siklus haid, peningkatan labilitas emosi selama fase luteal.

 

FASE MENSTRUASI

Siklus hari

1-5 hari

6-14 hari

15-28 hari

Fase ovarium

Folikuler awal

Folikuler

Luteal

Fase endometrium

Menstruasi/haid

Proliferasi

Sekresi

progesteron

Kadar rendah

Esterogen dominan

Progesteron dominan

esterogen

Kadar rendah

Esterogen dominan

Progesteron dominan





1.      Hipotalamus melepaskan GnRH (gonadotropin-releasing hormone) bekerja di hiposis menghasilkan FSH (folikel stimulating hormone) dan LH (luteinzing-hormone)

2.      FSH dan LH yang tinggi merangsang pertumbuhan 10-20 folikel dengan 1 folikel dominan (fase folikulogenesis) di ovarium.

3.      Proses pematangan folikel menghasilkan peningkatan kadar esterogen menyebabkan penghambatan (umpan balik negatif) FSH, dan perangsangan (umpan balik positif) LH

4.      Peningkatan kadar estrogen menyebabkan fase proliferasi di endometrium

5.      Lonjakan kadar LHmenyebabkan terjadinya fase ovulasi (pecahnya folikel)melepaskan ovum.

6.      Pecahnya folikel pada fase ovulasi melepaskan ovum, dan sisa folikel corpus luteum).

7.      Corpus luteum menghasilkan progesteron menghambat umpan balik negatif) LH.

8.      Progesteron menyebabkan fase sekresi di endometrium.

9.      Jika tidak terjadi pembuahan maka corpus luteum berubah menjadi corpus albican.


Komentar